Puisi Pagi Untuk Sang – Mentari

di sepi nya malam yang sendu
hanya diselimuti oleh rembulan
yang sinar nya pun telah ikut pudar
karena kesedihan di masa silam nya

menunggu mentari pun juga belum tentu datang
membawa kehidupan yang cerah dan bersinar kembali
tetap saja ada yang melamun dibawah kegelapan
bersembunyi tanpa satu kata

oh.. ternyata sang bidadara telah melewatinya
kembali menghampiri dengan rajutan yang dibawanya
waktu saja sampai mulai berhenti
ketika ia menatap matanya

mentari telah datang
membawa semua sinar yang ia miliki

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s